Analisa Usaha Budidaya Sereh Wangi Modal Hemat Laba Berlipat

Sebagian besar masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan tanaman sereh. Tanaman sereh merupakan bumbu alami dari anggota suku rumput-rumputan. Sekarang ini sereh banyak dibudidayakan masyarakat secara luas. Sebab kebutuhan sereh semakin meningkat. Salah satu yang sering dibudidayakan adalah tanaman sereh wangi. Ini menjadi salah satu usaha yang cukup mudah. Sebab sereh tidak memerlukan perhatian banyak dan mudah dibudidayakan. Lantas seperti apa analisa usaha budidaya sereh wangi itu? Kita akan simak selengkapnya di bawah ini.

Sereh  wangi atau rumput citronella sekarang semakin  digandrungi guna dibudidayakan. Disamping memiliki aroma khas dari daunnya yang seperti rempah-rempah, rumput ini juga punya khasiat mengusir nyamuk. Disamping itu, tanaman ini punya nilai ekonomis tinggi. Dari hasil analisa usaha budidaya sereh wangi, diketahui bahwa bibit dan daunnya dapat mendatangkan omset yang menjanjikan.

 

Analisa Usaha Budidaya Sereh Wangi Dari Modal Sampai Keuntungannya

Dalam budidaya sereh wangi anda bisa memperoleh hasil menggiurkan. Setiap satu ha lahan dapat ditanami sepuluh ribu rumpun serai. Dari tanaman tersebut bisa menghasilkan 10 ton daun sereh Sementara sereh bisa dipanen daunnya pertama kali di bulan kelima setelah tanam. Setelah itu setiap 3 bulan sekali bisa ditanam.

Untuk memanen batang serai bisa dilakukan setiap 17 bulan bulan pada satu hektar lahan. Dari situ bisa menghasilkan 50 sampai dengan 70 ton batang serai. Bila harga batang serai sepuluh ribu rupiah setiap kilogram. Maka anda dapat meraup penghasilan sebesar  500 juta. Hasil yang Fantastis bukan?

Perkiraan Modal Satu Siklus Penanaman

  • Modal dan biaya untuk sewa lahan satu hektar untuk 10 tahun adalah Rp 15.000.000
  • Pembelian bibit Rp 8.000.000
  • Pembelian pupuk Rp 5.000.000
  • Untuk Pengairan Rp 2.000.000
  • Beli Peralatan Rp 3.000.000
  • Gaji Tenaga Kerja 15.000.000
  • Biaya Lain-lain 5.000.000
  Analisa Usaha Budidaya Cengkeh 1 Hektar, Keuntungan 54Juta/panen

Bagaimana cara menghitung biaya modal  dalam pengelolaan kebun serai? Bila anda tidak punya lahan sendiri. Maka anda bisa melakukannya dengan cara menyewa lahan. Misalnya sewa lahan selama 10 tahun dan itu menjadi biaya produksi. Sementara kebutuhan bibit sereh yang akan ditanam pada lahan seluas  satu ha sebanyak 10.000 batang. Harga dari bibit sereh berupa anakan serai yang masih muda sekitar 20.000 per kg. Bibit yang dapat ditanam terdiri sekitar 25 batang serai anakan yang masih muda. Sehingga untuk lahan seluas 1 Ha, diperlukan sekitar 800 kg anakan sereh muda. Sementara kebutuhan pupuk kandang untuk satu hektar lahan sebanyak 10-15 ton.

Cara Bertanam Sereh Wangi

Dalam analisa usaha budidaya sereh wangi, untuk memperbanyak jenis tanaman ini bisa dilakukan dengan cara vegetative. Yakni dengan menggunakan anakannya. Meskipun menghasilkan bunga, namun perbanyakan menggunakan biji dinilai kurang efektif. Sebab tingkat hidup bibit sereh wangi yang berasal dari biji sangat rendah.
Berikut ini kriteria bibit sereh wangi yang baik:

  • Tanaman induk berupa rumpun tua minimal berusia 1 tahun.
  • Tanaman induk harus bebas dari hama penyakit dan sehat.
  • Stek didapatkan dari memecah rumpun yang ukurannya besar tapi tidak beruas.
  • Sebagian pelepah daun stek harus dipotong sekitar 3 hingga 5 cm.
  • Sebagian akar juga dikurangi dan disisakan 2,5 cm pada bagian bawah leher akar.

Pengolahan Tanah Untuk Menanam Sereh Wangi

  1. Tanah dicangkul agar gembur sedalam 35 cm. Kemudian tanah dibersihkan dari gulma atau rumput pengganggu.
  2. Tanah yang tadinya berada di bawah harus dibalik ke permukaan.
  3. Selanjutnya lahan dibiarkan selama 2 hingga 3 hari supaya tanah bisa melakukan penguapan.
  4. Lahan yang datar harus dibuat bedengan dengan ukuran panjang + 2 m sementara lebarnya sekitar 1,5 cm.
  5. Sedangkan untuk lahan yang miring dibuat terasering supaya humus yang ada di permukaan tanah tidak mudah hanyut
    atau terbawa air hujan.
  6. Semua areal tanam harus diberi saluran pembuangan air supaya tidak tergenang air. Sebab tanaman sereh wangi itu kurang baik bila terlalu banyak tergenang air.
  Analisa Usaha Penggilingan Padi/Gabah di Desa Lebih Menguntungkan

Penanaman Sereh Wangi

Sebelum dilakukan penanaman sebaiknya stek disemai dulu kemudian dilanjutkan dengan pembuatan lubang tanam. Untuk satu lubang tanam memerlukan 2 hingga 3 bibit. Jarak tanam yang ideal adalah 100 X 50 cm. Jadi kebutuhan bibit setiap hektar sekitar 45.000 hingga 50.000 bibit.

lubang tanam dibuat dengan berbaris mempunyai jarak 50 cm. Dan jarak lubang tanam antar baris panjang 100 cm. Lubang tanam nya memiliki panjang 30 cm, lebar 30 cm dan kedalaman 30 cm. Pada lubang tanam diberi pupuk kandang yang sudah matang kurang lebih 0,2 hingga 0,3 kg.

Lubang tanam dibiarkan terbuka sekitar 2 minggu. Supaya memperoleh sinar matahari. Tanah bekas cangkulan dimasukkan kembali ke lubang supaya bibit sereh wangi tidak mati. Penanaman yang lebih baik dilakukan pada musim hujan.

Tanaman sereh wangi yang baik dan sehat bisa menghasilkan minyak cukup banyak. Tanaman tersebut adalah tanaman yang cukup perawatannya. Mulai dari penyulaman, penyiangan, pembumbunan, pemupukan dan pengendalian hama penyakit. Semuanya harus diperhatikan dan dilakukan dengan tepat. Ini agar tanaman sereh wangi yang dihasilkan benar-benar bisa memproduksi minyak secara maksimal.

  Panduan Merintis Usaha Tani Cabe Merah sebagai Penghasilan Tambahan

Umur Panen Tanaman Sereh Wangi

Dalam proses budidaya tanaman sereh wangi, panen adalah tahapan terakhirnya. Tahapan ini juga menentukan seperti apa kualitas tanaman yang dipanen. Agar hasil panen sesuai seperti harapan, maka syarat-syarat pemanenan harus diperhatikan.

Panen dilakukan ketika daun sereh wangi sudah cukup unsur minyak untuk disuling. Panen pertama dilakukan ketika tanaman berusia 7 hingga 8 bulan. Namun daun yang dihasilkan belum banyak. Sebab rumpun yang terbentuk masih cukup sedikit. Agar dapat merangsang pertumbuhan bonggol bagi tunas baru bisa dilakukan pemangkasan daun.

Selanjutnya panen kedua bisa dilakukan ketika tanaman berumur 10 hingga 12 bulan. Dalam tahun ke-2, tanaman yang sudah masuk umur produktif sudah bisa dipanen setiap 3 hingga 4 bulan sekali.

Ciri Sereh Wangi Siap Panen

Adapun berbagai macam ciri dari tanaman sereh wangi yang siap panen sedikitnya sudah mempunyai 6 hingga 8 lembar daun tua. Yang ada pada masing-masing tunas dari setiap rumpun. Daun sereh wangi berwarna lebih tua atau warnanya hijau tua. Daunnya sudah mempunyai aroma wangi yang kuat anda bisa mengetahui dengan cara meremas daun tua kemudian menciumnya. Bagian daun terlihat lebih lentur dan tidak rapuh. Bila bagian bawah daun ditekuk perlahan, bisa tampak titik-titik minyak yang keluar dari pori-pori daun.

Panen yang baik bisa dilakukan ketika waktu pagi sekitar pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Panen juga bisa dilakukan sore hari sekitar pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.

Dengan mengetahui analisa usaha budidaya sereh wangi ini. Sekarang anda sudah bisa menentukan seberapa besar keuntungan yang bisa didapatkan dengan menjalankan usaha ini.

author
Author: 

    Leave a reply "Analisa Usaha Budidaya Sereh Wangi Modal Hemat Laba Berlipat"